Dulu waktu pertama kali buka aplikasi Stockbit, saya sempat bingung sendiri lihat ada dua pilihan tipe order: market order dan limit order. Rasanya kayak masuk kelas baru tanpa buku panduan. Setelah coba-coba dan beberapa kali salah klik, akhirnya saya paham juga cara membeli saham Stockbit fitur market order dengan lancar. Nah, biar kamu nggak perlu melalui proses trial-and-error kayak saya, saya mau bagikan pengalaman itu di sini, lengkap dari alasan kenapa fitur ini penting, persiapan yang wajib dicek, sampai praktik langsung tap demi tap di aplikasi.
Buat yang belum familiar, market order itu tipe order fill and kill maksudnya, sistem otomatis mencocokkan harga beli kamu dengan harga terbaik yang tersedia di pasar saat itu juga, entah di posisi best bid maupun best offer. Bedanya dengan limit order, kamu nggak perlu repot menentukan harga sendiri. Cukup pilih jumlah lot, klik beli, beres.
Kenapa Penting Mengetahui Cara Membeli Saham Stockbit Fitur Market Order

Buat saya pribadi, alasan utama pakai market order itu simpel: kecepatan. Saat harga saham lagi bergerak cepat misalnya pas ada sentimen positif dari laporan keuangan atau berita korporasi saya nggak punya waktu buat mikir-mikir nentuin harga limit. Dengan market order, eksekusi order jadi jauh lebih responsif karena harga langsung disesuaikan dengan kondisi pasar.
Beberapa manfaat lain yang saya rasakan setelah rutin pakai fitur ini:
- Order lebih cepat ter-eksekusi dibanding pakai limit order, apalagi kalau saham yang diincar likuid.
- Prioritas antrian di sistem JATS (Jakarta Automated Trading System) jadi lebih tinggi, jadi peluang match lebih besar.
- Cocok banget buat trader yang main momentum, alias mengejar pergerakan harga secara real-time.
- Risiko order nggak ter-eksekusi jauh lebih kecil dibanding limit order yang harganya kaku.
Singkatnya, kalau kamu tipe trader yang nggak mau ribet nentuin harga dan lebih fokus ke kecepatan transaksi, fitur ini jadi solusi yang pas.
Syarat dan Persiapan Sebelum Membeli Saham Stockbit Fitur Market Order
Sebelum lompat ke praktik cara membeli saham Stockbit fitur market order, ada beberapa hal yang perlu disiapkan dulu. Saya sempat kelewatan salah satu poin ini pas awal-awal dan malah bikin transaksi tertunda—jadi biar kamu nggak ngalamin hal serupa, cek dulu daftar berikut:
- Akun trading Stockbit Sekuritas kamu sudah aktif dan RDN (Rekening Dana Nasabah) sudah terverifikasi.
- Saldo Cash on Hand alias buying power kamu mencukupi buat menutup nilai transaksi.
- Aplikasi Stockbit di HP kamu sudah versi terbaru, baik lewat mobile app maupun akses web.
- Kamu udah kenal perbedaan dasar antara market order dan limit order, biar nggak salah pilih saat eksekusi.
- Kode saham (ticker) yang mau dibeli udah kamu catat atau ingat, misalnya BBCA, TLKM, dan sejenisnya.
Kalau lima poin di atas udah kamu centang semua, tandanya kamu siap lanjut ke tahap eksekusi.
Cara Membeli Saham Stockbit Fitur Market Order
Nah, ini bagian yang paling ditunggu. Berikut urutan cara membeli saham Stockbit fitur market order yang saya lakukan tiap kali mau beli saham pakai fitur market order lewat aplikasi mobile Stockbit.
1. Login ke Akun Trading Stockbit Sekuritas
Buka aplikasi, masuk pakai akun Stockbit Sekuritas kamu, lalu arahkan ke halaman order. Di sana, pilih menu Order Types buat menentukan tipe order yang bakal dipakai.
2. Pilih Tipe Order Market Order
Dari daftar pilihan tipe order yang muncul, tap Market Order. Bagian ini penting karena menentukan gimana sistem bakal mencocokkan harga beli kamu nantinya.
3. Masukkan Jumlah Lot dan Klik Buy
Isi jumlah lot saham yang mau dibeli. Bedanya sama limit order, di sini kamu nggak perlu masukin harga secara manual, karena sistem otomatis memasangkan order di harga pasar yang tersedia, tepatnya di posisi best offer. Setelah lot diisi, tinggal klik tombol Buy.
4. Konfirmasi Order di Halaman Preview Order
Sebelum order dieksekusi, cek dulu detailnya di halaman Preview Order—mulai dari kode saham, jumlah lot, sampai estimasi harga. Kalau sudah sesuai, klik Confirm.
5. Selesaikan Transaksi
Terakhir, klik Done. Sistem bakal mengarahkan kamu ke halaman Order buat lihat status transaksi dan bukti pembelian yang baru saja diproses.
Gampang, kan? Setelah beberapa kali coba, proses ini bakal terasa otomatis di tangan kamu, nggak butuh mikir lama lagi.
Membeli Saham Stockbit Fitur Market Order Lewat Web
Selain lewat aplikasi mobile, ternyata praktik serupa juga bisa dilakukan lewat platform web trading Stockbit. Buat saya yang kadang lebih nyaman mantau pergerakan saham dari layar laptop, opsi ini lumayan membantu, apalagi saat lagi kerja dan males bolak-balik pegang HP.
Berikut cara membeli saham stockbit fitur market order kalau kamu mau coba versi web:
- Login ke akun Stockbit Sekuritas melalui browser di laptop atau komputer.
- Buka menu Order, lalu pilih Order Types buat menentukan jenis order.
- Pilih Market Order sebagai tipe order yang bakal dipakai.
- Masukkan jumlah lot saham yang ingin dibeli.
- Klik Buy, cek kembali detail di halaman preview, lalu klik Confirm buat menyelesaikan transaksi.
Prosesnya nggak jauh beda dengan versi aplikasi, cuma tampilan antarmukanya aja yang sedikit berbeda karena disesuaikan dengan layar yang lebih lebar.
Membandingkan Market Order dengan Limit Order Saat Membeli Saham
Satu hal yang menurut saya wajib dipahami sebelum rutin pakai fitur ini: kapan sebaiknya pilih market order, dan kapan lebih baik pakai limit order. Dua-duanya punya karakter yang beda, jadi pemilihannya tergantung strategi trading kamu.
- Market order cocok dipakai saat kamu butuh eksekusi cepat, harga otomatis mengikuti kondisi pasar di posisi best bid atau best offer, dan punya prioritas lebih tinggi di sistem JATS.
- Limit order lebih pas kalau kamu punya target harga spesifik yang mau dicapai, meski konsekuensinya eksekusi bisa tertunda atau bahkan nggak match sama sekali kalau harga nggak pernah menyentuh level yang kamu tentukan.
- Kalau strategi kamu berbasis momentum atau butuh masuk pasar secepat mungkin, market order jadi pilihan yang lebih masuk akal. Sebaliknya, buat yang lebih suka kontrol harga ketat, limit order tetap jadi andalan.
Dari pengalaman saya sendiri, kombinasi keduanya justru sering dipakai bareng, tergantung situasi pasar hari itu.
FAQ
1. Apa itu market order dalam cara membeli saham Stockbit?
Market order itu tipe order fill and kill yang otomatis dipasangkan di harga best bid atau best offer, jadi eksekusinya jauh lebih cepat dibanding limit order.
2. Apakah cara membeli saham Stockbit fitur market order bisa dilakukan lewat web dan mobile app?
Bisa banget. Fitur ini tersedia di aplikasi mobile Stockbit maupun platform web trading, dengan urutan tap yang mirip satu sama lain.
3. Apa risiko menggunakan market order saat membeli saham?
Karena harga mengikuti kondisi pasar saat itu juga, harga eksekusi bisa saja berbeda dari perkiraan kamu, terutama kalau volatilitas lagi tinggi atau likuiditas sahamnya rendah.
4. Apakah market order selalu langsung ter-eksekusi 100%?
Nggak selalu. Kalau lot di best bid atau best offer sudah habis dan nggak ada kelanjutan harga yang tersedia, sisa lot yang belum match bakal otomatis tercancel alias withdrawn.
5. Apa perbedaan utama market order dan limit order di Stockbit?
Market order mengeksekusi order secara otomatis di harga pasar saat itu juga, sementara limit order memungkinkan kamu menentukan harga beli atau jual sendiri, meski eksekusinya nggak instan.
Nah, itu dia pengalaman dan panduan lengkap saya soal cara membeli saham Stockbit fitur market order, mulai dari alasan pentingnya, persiapan, sampai praktik lewat mobile app dan web. Semoga penjelasan tadi bisa bikin kamu makin percaya diri buat mulai transaksi. Yuk coba sekarang, dan kalau sudah pernah pakai fitur ini juga, boleh banget bagikan pengalamanmu!
Rekomendasi Topik Lanjutan
Jika sudah nyaman kamu bisa lanjut membaca: